Thursday, April 21, 2022

Nasib Beli Tanaman Online Yagini


Sukulen

Belakangan ini aku lagi suka banget beli tanaman, karena aku ingin penghijauan di rumah. Entah kenapa, makin ke sini berasa kalau cuaca semakin panas dan udara semakin gersang. Ini karena pemanasan global dan aku pribadi berharap dengan menanam di rumah at least bisa membantu produksi oksigen di bumi walaupun gak banyak..


Nah, di post kali ini aku hanya ingin sharing pengalamanku belanja tanaman online (mostly di Shopee sih). Di Shopee banyak sekali seller yang jualan tanaman, reviewnya pun beragam.

Ada satu toko, ini link produk yang pernah aku beli kalau mau tau. Padahal reviewnya bagus loh tapi ternyata kualitas tanamannya kurang baik sehat karena terlalu kecil. Sebenarnya packingnya lumayan aman, tapi dapat tanamannya terlalu kecil jadi sangat ringkih bagi pemula seperti aku.

Memang sih harganya murah banget, tapi gak gini juga. 😅

Aku share toko ini dulu karena memang pertama kali aku belanja di sini. Waktu pertama kali beli aku beneran bingung mesti ngapain padahal uda baca Google banyak. Tapi tetap saja ya yang namanya pengalaman itu lebih baik daripada text book. 

Di antara 4 tanaman di atas, yang 2 tidak terselamatkan. Yang bikin aku sebel adalah, sellernya gak informatif kalau kita bertanya. Padahal ini kan tanaman beli sama dia, otomatis nanya yang jual donk supaya media tanamnya sama. Tapi ya gitu, entah pelit ilmu atau memang cuma reseller. Jadi dia sendiri gak ngerti haha

Kapok beli di toko ini. Cukup sekali aja. Tapi, aku masih belum menyerah berpetualang di Shopee.. Kali ini, aku agak nekad. Aku pesan banyak banget karena seller lumayan fast response. 


Sampai detik ini, ada beberapa tanaman yang mulai layu dan sudah mati seperti Rosemary dan Cemara Embun. Padahal cara menanam aku sudah mengikuti petunjuk tapi tetap saja, sepertinya ada yang salah atau kurang. Mungkin akunya yang kurang pintar rawat... Maklum masih pemula dan media tanam juga belum memadai saat itu.


Kalo share dari seller, memang tanaman yang dikirim kalo gak begitu sehat bisa busuk akar selama perjalanan. Apalagi kalau pakai siLelet kadang disimpan di gudang selama berhari-hari. Otomatis tanamannya jadi kasian dan stress.

So far, sudah beberapa kali aku beli online dari seller seller yang berbeda dan saat ini aku sedang stop belanja tanaman dulu karena mau fokus merawat yang sudah ada. Selain itu, tanaman di rumah beberapa ada yang beranak, jadinya sibuk deh. 😂 


Selain tanaman-tanaman berbunga dan daun, aku juga ada membeli beberapa sukulen dan kaktus. Satu jenis sukulen Kalanchoe sudah layu dan tidak bisa bertahan huhu ternyata ada busuk akar selama perjalan. Sellernya juga kurang helpful dan tidak informatif jadi aku waktu awal datang salah penanganan. Padahal, katanya sukulen termasuk tanaman yang tumbuh dengan sangat mudah dan tidak butuh banyak perawatan.

Semoga sukulenku yang lain bisa sehat-sehat dan tumbuh besar.


Perlu diketahui kalau belanja tanaman online ya resiko nya gitu, bisa mati karena stress perjalanan dan tidak bisa survive. Apalagi biasa yang dikirim yang masih anak-anak dengan akar yang sedikit, masih belum kuat. Jadi, tidak heran kalau masih sangat lemah dan susah bertahan hidup. Huhu acian..




No comments:

Tips Untuk Mencari Pasangan Yang Cocok