Tuesday, May 14, 2019

Schengen Visa

Beberapa minggu yang lalu aku sempat cerita di Ig Story mengenai rencana aku untuk membuat visa schengen. Keluarga aku akan berlibur ke beberapa negara di Eropa bulan depan, karena itu aku dan Mat berencana untuk bertemu mereka di Paris. Sebelumnya Mat sudah pernah tinggal di Jerman beberapa tahun karena studi di sana, jadi dia yang sudah berpengalaman memutuskan untuk apply visa schengen 1 bulan sebelum keberangkatan kami kesana.







Tidak disangka-sangka ternyata aplikasi visa shengen melalui Prancis sangat padat. Kami terpaksa submit visa lewat negara Prancis karena di jadwal perjalanan kami, kami paling banyak menghabiskan waktu di negara tersebut. Walaupun dengan visa schengen kita dapat memasuki semua negara di Eropa, namun jika ingin apply visa turis kita harus memberikan jadwal perjalanan dengan detail dan menghitung jumlah hari yang kita habiskan ditiap negara-negara tersebut.



Misalnya kita merencanakan untuk Euro Trip ke beberapa negara berikut:


Prancis (4 hari), Jerman (1 hari), Italy (2 hari) dan Venice (2 hari), maka karena kita paling banyak menghabiskan hari di negara Prancis (4 hari), kita harus memberikan aplikasi visa lewat negara tersebut.



Di UK untuk apply visa schengen lewat Prancis harus melalui TLS (seperti VFS di Indo), di sini kami bisa apply visa schengen di London dan Manchester, namun kami memutuskan untuk apply di London karena lebih dekat. Untuk membuat appointment harus booking lewat website TLS.



Mat sangat shok karena di website TLS, kami tidak bisa apply di London untuk tanggal yang manapun karena semua sudah tidak tersedia. Beberapa kali ia mencoba selalu gagal.



Lalu ia mencoba untuk email dan bertanya kepada customer service mengapa ia tidak dapat apply visa lewat website tersebut, malah mendapat balasan 'appointment cancelation' yang membuat ia sangat panik. Kemudian aku menyarankan untuk membalas dengan lebih tegas dan meminta tolong mereka untuk membantu kami booking appointment di website TLS karena kami gagal berkali-kali.



Mat mengirim email dengan tidak berharap banyak karena semua tanggal tidak tersedia di website, apalagi pihak TLS juga tidak menjawab pertanyaan dengan jelas, selain itu mereka juga tidak membalas email dengan cepat. Padahal kami sangat butuh kejelasan secepat mungkin.







Sehingga akhirnya karena terlalu lama menunggu, Mat mulai mencari cara lain supaya kami dapat apply visa schengen secepat mungkin. Yaitu lewat agen resmi yang disarankan di website TLS.




Sebenarnya banyak sekali agen-agen yang menawarkan kemudahan dalam aplikasi visa, namun karena kami takut kena scam, kami memutuskan untuk menggunakan salah satu agensi resmi diatas. Jika menggunakan agen, kami harus membayar lebih kira-kira £150 per orang. Itupun tanggal appointment yang akan kami dapatkan sangat mepet dengan tanggal kepergian kami dan belum tentu aplikasi kami dapat tembus juga.



Setelah mempelajari pelayanan-pelayanan dari beberapa agensi diatas, Mat sempat memutuskan ingin langsung menggunakan salah satu jasa mereka (Multi Travel/Nexus), supaya kami bisa langsung mendapatkan tanggal appointment secepat mungkin. Namun aku bilang, sebelum memutuskan kita coba tunggu 1-2 hari saja sambil menunggu email yang akan dibalas oleh agen, coba tanya-tanya dulu saja prosesnya sambil berdoa dan memikirkannya dengan matang.







Jujur untuk menambah biaya £150 per orang itu saat ini agak sedikit berat untuk kami karena bulan depan kami sudah harus pindah rumah dan kami membutuhkan uang yang cukup banyak untuk deposit rumah dan membayar biaya agent property. Karena pertimbangan inilah aku ingin menunggu dahulu sambil menunggu petunjuk dari Tuhan, aku punya intuisi kalau semua akan baik-baik saja.



Beberapa hari kemudian, minggu lalu di hari selasa, tepat di saat aku selesai bekerja, Mat mendadak chat aku dimana email dia tiba-tiba dibalas oleh TLS dan mereka memberikan hari appointment di London di tanggal 10 Mei, hari jumat kemarin. Saat membaca chat dari Mat aku sempat tidak percaya, dan setelahnya merasa sangat bersyukur dan lega, aku tidak sabar pulang ke rumah dan mendengar lebih banyak informasi mengenai berita bagus ini.







Ternyata aku baru sadar jika hari appointment visa tersebut bertepatan dengan hari ulang tahun aku, Mat sangat gembira karena kami dapat merayakannya di London, sangat tidak disangka-sangka. Aku malah tadinya tidak ingat hari ulang tahun aku karena sibuk bekerja.



Kemudian Mat dengan cepat menyiapkan semua data-data yang kami perlukan untuk apply visa schengen, mulai dari paspor, BRP (semacam KTP), tiket, bukti hotel-booking, print buku tabungan, travel insurance, dll. Untuk aplikasi visa kali ini Mat mendaftarkan diri sebagai student dan aku sebagai employee.



Sebagai student yang Mat butuhkan adalah surat pengantar dari Universitas dan aku sebagai employee membutuhkan surat tanda aku bekerja dari employer aku atau payslip (slip gaji) 3 bulan terakhir.






Saat di kantor tempat appointment Visa, banyak sekali orang-orang yang disuruh pulang karena telat beberapa menit saja. Ada juga yang disuruh pulang karena data-data tidak lengkap, sampai ada yang ribut-ribut memohon-mohon namun tetap disuruh pulang. Aku bersyukur sekali kami dapat sampai tepat waktu walaupun ada halangan di pagi hari saat perjalanan, dan juga ada beberapa hal yang harus kami lengkapi disana seperti foto terbaru dan juga print data-data travel insurance.


Di kantor TLS ada banyak mesin-mesin box untuk foto paspor secara instan, jadi jika kita tidak sempat membawa foto terbaru atau foto kita ditolak, tidak perlu takut karena mereka sendiri yang akan menyarankan kita untuk foto disana.



Kita juga akan difoto dan dimintai finger print untuk aplikasi visa ini, saat sedang proses aplikasi cukup ikuti saja petunjuk dari mereka dengan teliti dan seksama, tidak perlu panik.



Kami masih belum tau mengenai hasil aplikasi visa schengen kami, saat ini kami hanya bisa berdoa semoga visa kami dapat keluar dan aku dapat bertemu keluargaku bulan depan. #fingercrossed











----------------

updated! 16-May-2019

Visa schengen kami telah kami terima 6 hari kemudian, mereka mengerjakannya dalam 3 hari kerja dan 1 hari untuk pengiriman. Cepat sekali! Kami sangat lega karena prosesnya berjalan lancar. Aku sangat senang karena dapat bertemu keluargaku di bulan Juni nanti. Saat ini, aku hanya ingin fokus untuk menjaga kesehatanku supaya tetap fit. :)

-----------------

Terkadang ada hal-hal yang telah direncanakan dan ternyata gagal (seperti photoshoot prewedku di Jepang tahun lalu), namun dengan percaya kepada Tuhan dan bersabar menunggu, ternyata bisa mendapatkan hasil yang tepat.








Some notes for us:


1. Aplikasi visa schengen lewat Prancis selalu padat apalagi menjelang summer June-August, jadi sebaiknya untuk booking visa appointment lebih cepat lebih baik. Ini untuk di Inggris, aku kurang tau kalau dari Indo gimana tapi harusnya sama.


2. Terkadang di saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, hal yang mengecewakan yang mungkin datang dari orang lain, tidak perlu marah-marah (heboh, ribut, panik) yang akan memperkeruh suasana. Dulu aku selalu takut untuk menikah karena melihat banyak pasutri yang sering sekali ribut hanya karena masalah/kesalahan yang sepele. Setelah menikah, ternyata memang tergantung diri kita masing-masing dalam menyikapi masalah. Aku juga belajar untuk bersabar, menahan diri dan percaya dengan bantuan Tuhan untuk mempermudah berbagai macam masalah yang terjadi di hidup aku.


3. Saat datang ke kantor untuk appointment visa, jangan terlambat! Siapkan segala macam data-data yang dibutuhkan supaya tidak panik dan bingung saat diminta. Ikuti petunjuk-petunjuk yang ada di website untuk membantu persiapan visa.


4. Dengan tidak menaruh ekspetasi yang berlebihan, terkadang buah yang tidak sengaja jatuh ke tangan kita, jauh lebih manis rasanya.








Setelah hampir 3 tahun bersama Mat, baru tahun ini kami dapat merayakan ulang tahunku bersama-sama di tempat yang tidak kami sangka sebelumnya. Untuk post selanjutnya aku akan cerita tentang short trip kami di London yang hanya beberapa jam, dan cafe super cantik yang kami kunjungi untuk merayakan ulang tahun aku.



Love,



Comi


No comments: