Friday, July 01, 2022

Mengenal Self-Growth

Di saat banyak orang-orang berteriak-teriak mengenai self reward dan healing, aku ingin mengingatkan kita semua mengenai Self-Growth, atau bisa juga disebut personal development.



Sebelum aku sharing lebih jauh, yuk kita belajar bareng apa itu self-growth? 

Self-growth adalah sebuah proses pengembangan diri dengan mempelajari skills baru dan mengembangkan skill yang sudah kita miliki. Memperbaiki attitude (sikap), mengontrol aksi &/ reaksi secara bijaksana, yang semua itu dapat berpengaruh ke dalam kehidupan kita dan nantinya dapat meningkatkan nilai diri kita secara menyeluruh.

Dengan Self-growth (S-G), kita dapat mengembangkan potensi kita ke tingkat yang lebih tinggi karena pembelajaran ini akan berdampak positif bagi kehidupan kita.

S-G biasanya akan berdampak baik juga untuk karakter kita secara menyeluruh seperti dalam hal kepercayaan diri, kemampuan untuk adaptasi, dan juga merubah kedalaman spiritual kita. Biasanya jika S-G sudah kita rasakan manfaatnya, maka apresiasi terhadap hidup ini pun akan meningkat dan semakin apa adanya. 

Proses pengembangan diri ini tidak hanya ditujukan untuk orang yang memiliki gangguan mental. Namun, juga diwajibkan bagi semua orang agar dapat memiliki mental yang lebih stabil. 


S-G bisa berbeda-beda untuk setiap orang, karena kita semua berbeda. Beberapa contoh Self-Growth adalah:

1. Belajar untuk mengendalikan emosi
2. Mengembangkan mindset
3. Belajar ketangguhan dalam menghadapi kesulitan
4. Berlatih untuk merasakan perubahan dalam tubuh kita
5. Menerima hal-hal yang tidak bisa kita ubah
6. Mengerti dan mengenal diri sendiri lebih dalam
7. Berhenti menunda-nunda sesuatu
8. Meningkatkan fungsi emotional intelligence (EQ) 
9. Mengetahui definisi sukses
10. Belajar manner dan etiket

Dan lain sebagainya.. 


Kenapa sih Self-Growth itu penting? 
S-G dapat digunakan untuk mengembangkan intelektual, penampilan & kesehatan fisik, dan juga pengembangan psikologis. Proses-proses belajar ini dapat memperbaiki dan meningkatkan hubungan kita dengan rekan kerja, pasangan, teman, keluarga dan tentu saja dengan diri kita sendiri. 


Berikut adalah beberapa poin-poin kenapa Self-Growth itu penting:

- S-G akan memaksamu untuk keluar dari comfort zone. Ketika kita meninggalkan comfort zone (area di mana kita merasa aman dan terkontrol) dan bekerja keras di area pengembangan diri (dimana kita bisa set goals baru dan menemukan tujuan kita), maka kita dapat mencapai potensi tertinggi dalam diri kita. 

- Aktualisasi diri. Ketika hidup kita rasa sudah mencapai titik cukup, maka muncul keinginan untuk mengembangkan diri dan mencapai tujuan baru. Hal ini sangat penting untuk dikupas lebih jauh, karena apabila kita tetap stagnan di tempat maka di masa depan nanti kita dapat terjatuh ke dalam lubang kepasifan. Di mana nanti kita akan menjadi orang yang pasif dan tidak punya inisiatif. Ini sangat bertolak belakang dengan konsep Self-Growth. 

- Mengembangkan mindset yang 'bertumbuh' aka growth mindset. Orang yang memiliki growth mindset percaya bahwa intelijen dan talent mereka dapat tumbuh dan berkembang dari waktu ke waktu. 
Sedangkan sebaliknya, orang dengan mindset mandek berpikir bahwa intelijen dan talent mereka sudah fixed (tidak dapat berkembang lagi). Orang dengan mindset seperti ini biasanya selalu merasa dirinya tidak punya skill dan tidak mampu. Jika ia tidak bisa sesuatu, maka ia percaya kalau selamanya ia tidak akan pernah bisa.

"Ah jangan aku, aku gak bisa, gak mampu, gak sanggup, si B aja kan dia ahlinya" 

Jadi, sebelum mencoba, dia akan mundur karena di dalam mindset dia, dia tidak akan bisa. Alih alih mencoba, dia lebih memilih untuk tidak melakukan apa-apa. 

Atau, bisa juga dia merasa sudah cukup pintar dan tau sehingga menjadi malas untuk mengembangkan diri. Ini juga berbahaya, karena hidup ini terus berjalan. Oleh karena itu, kita tidak boleh hanya jalan di tempat saja. 


Penelitian sosial menunjukkan bahwa orang-orang yang memiliki growth mindset dapat mencapai kesuksesan lebih tinggi ketimbang yang tidak memilikinya dalam lingkungan sekolah, kerja, dan juga kehidupan pribadi. Mengapa? Karena secara mental, kepribadian, fisik dan juga mindset mereka sudah selangkah lebih maju daripada orang lain. 

Hal ini jarang di bring up karena orang-orang lebih suka fokus dengan gosip, drama, kekayaan, ajang memamerkan harta, halusinasi hidup yang mewah dan juga hal-hal artificial lainnya sehingga lupa bahwa diri kita juga butuh pengembangan diri. Kita terlalu fokus pada hal-hal di luar diri kita sehingga kita kerap senang mengurusi hidup orang lain dan lupa untuk mengembangkan diri sendiri. 

Kenapa aku nulis soal ini? Karena banyak yang minta aku untuk bahas mengenai relationship saat pacaran sampai pernikahan. Nah, sebelum terlalu jauh kesana, kalian perlu tau dulu mengenai konsep self-growth dan kenapa hal ini sangat penting dalam sebuah hubungan. 

Okay, sampai di sini dulu yah. Nanti aku lanjut topik ini di post lain. Semoga suka yah dengan konten seperti ini. See you! :) 
























































1 comment:

Anonymous said...

Suka topik seperti ini ci :)

Tips Untuk Mencari Pasangan Yang Cocok