Wednesday, August 15, 2018

UK VISA APPLICATION

Minggu lalu hari selasa, aku pergi ke kantor VFS di Kuningan City untuk apply  visa UK ditemani oleh Mat. Cukup deg-deg an hari itu karena kami berdua tahu untuk membuat visa UK tidaklah mudah, mulai dari jumlah uang yang besar sampai dengan kelengkapan data-data yang harus kami lampirkan, semuanya harus kami siapkan dengan teliti sebelum mulai aplikasi.







Sebelumnya aku jelasin dulu alasan aku pindah ke UK karena mungkin sebagian masih ada yang belum tau karena belum follow Instagram aku.

Aku pindah ke UK karena ikut suami, saat ini Mat masih studi S3 di sana karena itu ia membawa aku kesana supaya aku dapat tinggal bersamanya. Hal ini sudah Mat pikirkan sendiri dari sebelum kami jadian, jadi memang Mat sendiri sudah sangat serius dengan aku sejak awal perkenalan kami.


Sebenarnya aku tadinya tidak kepikiran untuk menulis pengalaman aku membuat visa UK karena agak panjang dan juga karena visa yang aku buat ini jarang, aku ragu kalau post ini akan berguna untuk kalian. Tapi banyak temen-temen di IG yang vote supaya aku share pengalaman aku membuat visa di Blog ini. So here I am!


Aku coba untuk ceritakan dengan sesingkat mungkin supaya kalian ada bayangan secara garis besarnya karena jika tiba saatnya kalian akan apply visa kalian sendiri, kalian mau tidak mau harus membaca langsung sendiri persyaratan visa kalian di website official VFS.



foto dengan menggunakan hp; dari ig story, sorry kalau kurang bagus XD



Yang jelas ada 1 hal yang wajib dilakukan sebelum kalian apply visa UK yaitu tes TBC, tes ini hanya dapat dilakukan di RS Premiere di Jatinegara.

Setelah kalian sampai di RS-nya, kalian cukup tanya saja kepada staff, 'di mana tempat untuk tes TBC'. Harganya kalau tidak salah sekitar 600 ribuan, untuk harga pastinya aku tidak begitu ingat tapi sekitar segituan.


Aku lulus tes TBC dengan baik, awalnya aku cukup tegang namun Mat sangat yakin kalau aku tidak mungkin terjangkit penyakit TBC. Proses test TBC pun berjalan sangat cepat dan tidak ada rasa sakit sama sekali.

Setelah selesai tes aku harus datang untuk mengambil hasil tes nya, sebenarnya bisa diwakilkan namun kebetulan aku sudah menyiapkan waktu untuk proses pembuatan visa UK jadi tidak ada masalah bagiku.







Apa saja sih yang harus dipersiapkan dalam membuat visa ke Inggris atau UK? Ada beberapa hal yang perlu kalian perhatikan.


1. Pertama adalah kalian harus tau dulu visa apa yang ingin kalian buat, misalnya visa turis berarti kalian harus mengikuti persyaratan untuk visa turis. Untuk cek berbagai jenis visa bisa kalian cek sendiri di sini tergantung jenis visa yang ingin kalian buat.

Kalau aku, aku membuat Visa Tier 4 - dependant, untuk ketentuannya bisa kalian cek di sini yah.

Setelah ini semua pengalaman yang aku tulis disini adalah berdasarkan ketentuan untuk membuat Visa Tier 4 - dependant, bukan visa turis maupun visa studi.




2. Membayar Insurance Health Surchage (IHS) untuk mendapatkan nomor asuransi yang wajib dimiliki jika ingin tinggal di UK. Untuk detail mengenai ini bisa kalian baca sendiri di sini yah karena kalau aku jabarkan semua di sini 1-1 bakal panjang sekali.

Pembayaran asuransi ini dilakukan bersamaan dengan saat aplikasi visa secara online di mana aku harus memasukan nomor asuransi yang aku dapatkan setelah membayar asuransi tersebut, jadi sebelum membayar harus melakukan aplikasi online terlebih dahulu.



3. Mempersiapkan berkas-berkas yang harus dilampirkan, karena visa aku dependant maka kali ini Mat yang bertugas untuk menyiapkan semua keterangan dan detail mengenai diri nya di UK. Ia harus melampirkan bukti print buku tabungan-nya di Indonesia dan juga di UK, Mat harus membuktikan kalau ia dapat menafkahi aku selama kami tinggal di UK nanti.

Selain itu Mat juga harus melampirkan semua identitas mengenai status tinggal-nya di UK beserta dengan alamat tempat tinggal kami nanti, semua harus sudah kami urus sebelumnya dan sudah tersedia.


Surat-surat yang perlu aku siapkan untuk berkas-berkas pastinya adalah data diri seperti Akte Lahir, KK, Paspor, KTP, Ijazah pendidikan terakhir, foto-foto aku dan Mat untuk archive pihak gov uk sebagai bukti keaslian hubungan kami berdua dan piagam pernikahan.

Semua lampiran dokumen seperti: KK, akte lahir, piagam nikah dan ijazah pendidikan harus diterjemahkan kedalam bahasa inggris oleh penerjemah tersumpah. Biasanya range harganya itu antara 50.000 sampai dengan 70.000, kalau aku dapat yang harganya 50.000 / lembar.


Mat berinisiatif membantu aku mengisi form yang diperlukan untuk apply  visa beserta dengan berkas-berkas data dirinya, selain itu dia juga membantu mengurus semua proses pengurusan visa ke UK lewat online. Thanks sayang! :*



4. Saat berkas-berkas yang aku butuhkan kira-kira sudah cukup semua, Mat mulai mengisi form online untuk aplikasi visa pada hari kamis dan setelah itu ia mem-booking jam penyerahan berkas visa di kantor VFS.

Kita hanya dapat memilih jam yang available di website dan saat itu hari/jam yang masih tersedia untuk appointment yang terdekat adalah hari selasa, karena hari jumat dan sabtu-nya sudah full.

Saat mengisi form pastikan kalian sudah menyiapkan data-data mengenai travel history kalian selama ini, aku diminta mengisi data semua negara-negara yang pernah aku kunjungi, semakin bagus record kita, lebih baik efeknya untuk proses pengaplikasian visa kita.


Pembayaran visa dilakukan saat pengaplikasian via online sudah mau selesai, kami langsung membayar dengan kartu Barclays Mat dan saat semuanya berhasil kami pun segera mem-booking hari dan jam untuk appointment di kantor VFS untuk Biometric Information.

Kami booking di jam 11.30, saat kami tiba aku diijinkan masuk oleh satpam saat jam 11.15.



5. Setelah sudah booking appointment untuk Biometric Information aku tinggal menunggu sampai hari H. Saat ke kantor VFS aku tidak lupa membawa semua berkas-berkas yang dibutuhkan agar aplikasi dapat memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi.






Kantor VFS untuk visa UK sangat mudah ditemukan di Kuningan City, mostly orang-orang yang datang kesana memang untuk apply visa. Saat akan masuk, satpam akan menanyakan tujuan kita masuk ke dalam dan berkas-berkas kita akan di cek sebelum masuk. Akan ada staff juga yang memiliki daftar orang-orang yang akan apply visa di hari tersebut dan ia akan mengecek satu per satu namanya di daftar yang telah di-print.


Setelah aku melalui proses pemeriksaan dan sudah lewat pintu masuk utama (Mat tidak dikasih lewat karena ia hanya menemani), aku mengambil jalan di sebelah kiri dan mengikuti jalan agar sampai ke tempat pembuatan visa UK di ujung.

Saat akan masuk kita akan ditanya satpam sekali lagi untuk mengambil nomor antrian, 'apply buat sendiri atau mewakili?', silakan menjawab apa adanya.


Karena aku apply sendiri jadi aku menjawab 'apply sendiri', lalu satpam memencetkan tombol antrian dan aku mendapatkan nomor urutan giliran untuk menunggu di dalam. Proses menunggu tidak terlalu lama karena aku sudah booking online untuk jam aplikasi-nya sehingga dalam beberapa menit saja aku sudah dipanggil ke counter.






Aku menyerahkan semua berkas-berkas yang telah aku dan Mat persiapkan, lalu staff tersebut bertanya apakah aku ingin mengurutkan urutan berkas-berkas tersebut untuk di scan atau dibantu olehnya. Jika ingin dibantu olehnya aku harus membayar sebesar 90,000 rupiah, tanpa pikir panjang aku meng-iyakan staff tersebut untuk memberikan pelayanannya supaya proses lebih cepat dan tepat. Mereka hanya menerima pembayaran dengan card, jadi jangan lupa bawa card kalian (debit or credit).


Lalu aku menunggu selama beberapa menit sampai proses scan dan tanda terima diberikan oleh mereka. Karena semua pembayaran sudah kami selesaikan via online jadi aku tidak perlu memusingkan mengenai pembayaran lagi selama di kantor VFS.


Setelah aku menerima tanda terima dan semua berkas dikembalikan ke aku (mereka hanya scan semua berkas-berkas untuk dilampirkan lalu dikembalikan), aku kembali diberikan nomor urutan untuk masuk ke ruang biometric: BIO. Ada dua ruang untuk biometric disana, Bio-1 dan Bio-2, jadi jangan kebingungan saat lihat nomor kalian sudah dipanggil ke ruang BIO. Ruang BIO berada di sebelah kanan counter tepat di samping counter pengambilan visa.


Di dalam ruangan BIO, aku di foto dan melakukan cap jari untuk kepentingan Biometric Residence Permit (BRP) untuk kartu identitas aku selama tinggal di UK. Prosesnya berjalan cepat, setelah selesai aku disuruh pulang dan tinggal menunggu email dari mereka mengenai jadwal pengambilan Visa.


Aku cukup tegang karena pengumuman berhasil atau tidaknya Visa UK hanya dapat diketahui saat kita mengambil visa di kantor VFS.


Aku memilih jalur Priority karena aplikasi untuk visa UK sedang ramai sekali untuk bulan ini, kami ingin agar visa tersebut dapat keluar secepat mungkin. Kami apply hari selasa minggu lalu dan tepat hari senin kemarin aku di email untuk mengambil visa di kantor VFS kemarin selasa.

Yang lucunya ternyata kemarin siang sebelum kami berangkat ke Kuningan City, Mat mendapatkan email notifikasi dimana ia dapat pemberitahuan jika BRP aku sudah jadi dan dapat diambil jika kami sudah sampai di UK nanti.

Pengambilan BRP tidak boleh melebihi 10 hari setelah kami sampai di UK dan visa yang aku dapatkan hanya berlaku untuk 30 hari saja, selebihnya jika aku sudah mendapatkan BRP maka status tinggal aku sudah diperbolehkan di sana.


Walaupun sudah mendapatkan email notifikasi namun perasaan aku masih belum benar-benar lega sebelum aku mendapatkan paspor aku yang sudah ditandai dengan entry clearance dari mereka. Bukannya kenapa, tapi jika mengingat jumlah uang yang kami keluarkan untuk pembuatan visa (hampir 20 juta), kami lumayan nervous  kalau-kalau ada yang tidak lancar.



 
 saat pengambilan visa Mat dapat masuk menemani aku mengantri di dalam




Saat mengambil visa aku tidak membawa receipt  berwarna putih karena aku pikir membawa yang warna kuning sudah cukup. Karena tidak di-clip  bersamaan aku mengira tidak perlu untuk membawa receipt  yang berwarna putih, namun ternyata untuk mengambil visa dibutuhkan receipt  tersebut.

Untuk membantu aku, para staff memberikan sebuah surat yang perlu diisi di tempat dan aku harus melampirkan fotokopi KTP untuk lampiran supaya aku dapat mengambil paspor dan visa aku saat itu juga.

Setelah mengisi data diri dan alasan kenapa aku tidak membawa receipt  tersebut, sebuah bungkusan berwarna hijau dibawa oleh staff dari belakang dan diberikan kepadaku langsung. Lalu staff tersebut berkata 'visa-nya sudah jadi kok' dan ia menyarankan aku untuk cek langsung isinya supaya semuanya jelas disana.


Staff pun dengan baik hati menjelaskan ulang visa yang aku dapatkan dan mengenai selembar surat yang aku dapatkan di dalam bungkusan tersebut. Intinya aku harus mengambil BRP setelah aku sampai di UK secepatnya.


Jujur aku sangat senang dan lega, walaupun sebenarnya Mat sudah cukup yakin kalau visa ku akan diterima namun tetap saja kami berdua tidak dapat sepenuhnya santai jika kami belum menerima notifikasi dari gov uk.






Jadi guys segitu saja cerita mengenai proses pembuatan visa aku, sebenarnya jika kita mengikuti satu persatu arahan yang ada di website gov uk mengenai syarat-syarat visa yang kita butuhkan, memenuhi semua syaratnya dan melampirkan semua data yang dibutuhkan, maka tingkat keberhasilan diterima-nya visa akan lebih tinggi.


Kalau dipikir-pikir semua syarat dan berkas yang perlu aku lampirkan ada semua, riwayat travel aku pun cukup baik sehingga mungkin saja itu menjadi nilai plus pertimbangan saat mereka mem-proses visa aku. Jadi sebelum kalian mulai apply, siapkan dulu semua syarat dan berkas yang dibutuhkan, kalau perlu lampirkan lebih supaya aplikasi kalian lebih terlihat credible.


Good luck guys!




No comments: